Cara Memilih Saham Yang Baik Untuk Pemula

Masih ragu memulai investasi saham karena tidak tahu cara memilih saham yang tepat dan terbaik? Tidak perlu khawatir, ada beberapa langkah dan cara menentukan saham terbaik. Cara Memilih Saham Yang Baik Untuk Pemula.

Saat ini saham menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup populer. Salah satu alasannya yakni karena memberikan return yang cukup tinggi.

Namun tak sedikit masyarakat yang merasa gagal dalam berinvestasi di pasar modal karena pengetahuan yang belum memumpuni dan jadinya asal membeli saham. Sejatinya, pengetahuan terkait cara memilih saham terbaik adalah hal terpenting sebelum investasi.

Dikutip berbagai sumber, berikut sejumlah tips memilih saham yang baik untuk pemula:

1. Pastikan memiliki tujuan investasi saham

Terdengar sepele, namun mengetahui tujuan berinvestasi merupakan langkah awal dalam memilih saham yang tepat. Misalnya, tujuan investasi yang dipilih adalah untuk mempersiapkan dana pensiun dalam 20 tahun ke depan.

Setelah mengetahui tujuannya, nantinya kita bisa mengetahui, berapa target yang harus didapatkan. Bahkan, kita juga bisa memperkirakan return dan risiko investasi saham yang menanti. Sehingga, kita bisa memperkirakan saham apa saja yang sesuai dengan tujuan investasi kita.

2. Gunakan Sekuritas dengan Biaya Transaksi yang Kecil

Dalam investasi saham, investor diharuskan membuka rekening efek yang difasilitasi oleh perusahaan sekuritas. Setelah rekening sudah selesai dibuat, berikutnya investor harus top-up sejumlah dana ke rekening efek.

Uang di rekening efek itulah yang nantinya berfungsi seperti e-money. Uang tersebutlah yang investor gunakan untuk membeli saham-saham online yang diinginkan.

Jadi, biaya transaksi yang dimaksud adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya inilah yang bakal jadi profit dari perusahaan broker yang bersangkutan.

Biasanya biaya sekuritas ditetapkan menjadi 0,19% untuk pembelian dan 0,29% untuk penjualan. Tapi ada juga yang hanya 0,15% untuk pembelian dan 0,20% untuk penjualan.

3. Hitung terlebih dahulu keuntungan dan kerugiannya

Ada beberapa saham yang hanya dijual dengan harga Rp50 perak per lembarnya lho! Di investasi saham, anda hanya bisa membeli dalam satuan lot, di mana satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Jika anda membeli satu lot saham dengan harga perlembar hanya Rp50 perak, artinya anda hanya perlu membayar Rp5000 anda sudah berhasil memiliki saham sendiri.

🔥Trending:  Saham Blue Chip Terbaik Pilihan 2022

Tidak perlu membeli yang mahal, pilih yang sesuai kemampuan saja. Rumusnya adalah mematok keuntungan setidaknya 1% dari dana yang anda keluarkan untuk membeli saham.

Misalnya Rp5 juta untuk 1% keuntungan senilai Rp50 ribu. Jika keuntungan yang anda dapat bisa sampai 10% setiap harga saham naik anda bisa mendapat setidaknya sampai Rp500 ribu secara cuma-cuma.

4. Pilih Saham yang Terdaftar di Indeks LQ45 atau IDX30

Daftar saham yang dikeluarkan BEI (Bursa Efek Indonesia) adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Nah, untuk para pemula yang bingung dengan pembelian saham pertama bisa memilih saham yang ada di indeks saham BEI yang tergabung di indeks LQ45 atau IDX30. Jangan khawatir, saham-saham di indeks tersebut kebanyakan memiliki likuiditas yang sangat tinggi.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang terdaftar juga merupakan perusahaan dengan latar belakang dan fundamental yang dinilai baik.

5. Membeli Saham dari Perbankan atau Consumer Goods

Setelah mengenal apa itu indeks saham LQ45 atau IDX30 berikutnya adalah memilih sahap dari perbankan atau perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods.

Membeli saham dari perbankan dan perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang consumer goods sebagai saham pertama adalah cara yang paling bijak dan aman untuk pengalaman bermain saham pertamamu.

6. Membeli Saham yang Fundamental Keuangannya Baik dan Stabil

Sebelum membeli ada baiknya untuk membaca portfolio dari setiap perusahaan yang sahamnya sedang anda incar. Lakukan screening dan filtering dengan teliti dan pilih yang fundamental keuangannya paling baik.

Dengan memilih perusahaan yang fundamental keuangannya baik, anda bisa menekan kerugian yang mungkin terjadi semaksimal mungkin biar keuntungan yang didapat juga semakin banyak.

🔥Trending:  Model Perhitungan Pendapatan Investasi Saham yang Bisa Dipelajari

7. Baca laporan keuangan saham yang ingin dibeli

Menurut Lo Kheng Hong, tidak ada alasan investor atau trader tak membaca laporan keuangan. Sebab kunci untuk memilih emiten itu justru dari laporan keuangan. Investor bisa mulai membaca laporan keuangan dengan meliat dari sudul laba, penjualan, modal, utang yang lancar atau macet.

Demikianlah postingan kami kali ini tentang Cara Memilih Saham Yang Baik Untuk Pemula. Terimakasih telah mengujungi website kami, semoga kalian dapat merasakan manfaatnya. Terimakasih!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button